Madrasah Aliyah

MA Al-Mujtama`

Pamekasan Madura

GALAKSI MAS Al-Mujtama'

Pada tanggal 3 Februari 2024, tim gerakan literasi mengadakan evaluasi bacaan siswa selama satu bulan, yang dinamakan dengan GALAKSI (Gelar Aksi Literasi).

Program ini sudah berjalan sebanyak 3 kali, yang dilakasanakan setiap satu bulan sekali pada setiap awal bulan. Untuk pelaksanaannya, kami menggabungkan siswa jurusan IPA dan IPS sesuai tingkatannya. Selanjutnya guru yang bertugas memilih siswa untuk mempresentasikan buku yang paling disukainya di bulan sebelumnya, tentunya bukunya itu yang sudah dibaca.

Di kelas X, bu Aini selaku guru yang mengawasi di kelas tersebut memilih saudari Aisyah Syahlan untuk mempresentasikan buku favoritnya. Aisyah memeilih buku dengan judul "Behind Women And Men Think (to find a different perspective)", yang ditulis oleh Desy Rachma. Hasil pemahaman dari Aisyah tentang buku favoritnya itu, bahwa pria dan wanita dianggap selalu berbeda dari segi gender, pemikiran, hingga tingkah laku, membuat pria dan wanita memiliki kesulitan untukmemahami masing masing. Mereka saling mempertanyakan sikap masing masing. Namun sebenarnya yang terjadi, mereka hanya kurang memahami dan mengenal satu sama lain. 

Di kelas XI, bapak Hidayat selaku guru yang ada di kelas tersebut, memilih Toyyibah untuk maju ke depan. Toyyibah memilihi buku favoritnya dengan judul "Merasa Pintar, Bodoh Saja Tidak Punya". Toyyibah lanjut menjelaskan urgensi buku yang bisa dipetiknya, bahwa setiap sendi ruas manusia, pasti ada sedekahnya tidak harus dengan materi. Cak Dilahom (pemeran cerita di buju itu) saja bisa sedekah dengan darahnya pada nyamuk. Toyyibah merekomendasikan buku ini untuk dibaca, karena bukunya asik, jadi cocok bagi pembaca pemula yang biasanya merasa kalau baca buku itu membosankan.

Selanjutnya di kelas XII, bapak Subaid yang menjadi pemandu di kelas tersebut memilih siswa yang bernama Yeni Elita Nur Ilahi. Yeni menjatuhkan hatinya pada buku "Ensiklophobia" yang ditulis oleh tim Riliv. Jadi bukunya ini merupakan kumpulan esai dari tim penulis Riliv. Buku ini menceritakan tentang phobia terhadap sesuatu. Yeni melanjutkan penjelasannya, phobia adalah reaksi ketakutan yang berlebihan dan tidak rasional. Salah satu yang dsebutkan, takut kepada Pria. Hal ini yang berkaitan dengan orientasi lesbian, gay atau hal lainnya. Ada juga phobia takut pada jelek; insecure atau yang bisa disebut tachophia. Mereka yang mengalami phobia ini, selalu mencitrakan diri agar tidak terlihat jelek. Hal ini akan megakibatkan penderitanya bisa despresi. Yani merekomendasikan buku ini untuk dibaca, karena pembaca bisa menemukan macam-macam phobia, penyebab phobia tersebut dan tips cara mengatasinya.

Setelah kegiatan ini, ada siswa yang sudah merasakan dampak positifnya. Seperti yang disampaikan oleh Anita kelas XII IPA, "selama ini saya hanya membaca buku saya, tapi setelah ada program seperti ini saya bisa tahu apa yang dibaca teman saya."

Semoga kegiatan ini bisa istiqomah dan terus berdampak positif bagi siswa dan sekolah.

Tulisan Terbaru
Tulisan Populer
Tulisan Terbaca